Skip to main content

Pokok Ajaran Isa adalah Ajaran Rohani tentang Allah dan Manusia

Dalam web ini Anda bisa mendapatkan informasi mengenai kehidupan dan ajaran Isa Almasih atau Yesus Kristus itu. Penelitian tentang kehidupan dan ajaran Isa atau Yesus ini, terutama yang Dia lakukan sendiri dan dicatat murid-muridnya. Kata bisa salah paham dan salah catat, tapi perbuatan tidak bohong. 

Ok, kita langsung saja pada kesimpulan. Apa itu  pokok ajaran Isa?

Inti ajaran Isa/Yesus itu adalah AJARAN ROHANI.

Ini dimulai dari pernyataan besar yang dibuat Isa kepada perempuan Samaria yang dicatat dalam Injil yang ditulis muridnya Yohanes di pasal 4, berbunyi :  "ALLAH ITU ROH. Siapa menyembah Dia harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Dari kodrat Allah yang spirit atau roh itulah muncul wujud, asal-usul, takdir, tujuan, hasil, dan istilah rohani atau spiritual.

Ada dua kebenaran besar yang ditulis dalam Yohanes 3 (kisah Yesus berdialog dengan seorang ulama Farisi) dan 4 (Yesus berdialog dengan seorang perempuan Samaria). Juga dalam perkataan-perkataan Yesus dalam Yohanes 14 dan dalam seluruh ajarannya:  

  1. Fakta pertama adalah bahwa Allah itu baik, pengasih dan penyayang, sehingga Yesus mengajarkan untuk menyebut-Nya dengan istilah BAPA, atau Abba dalam bahasa Yahudi saat itu. Allah itu baik, itu kesimpulan dari pengalaman hidup manusia, kita semua mengalaminya.
  2. Kebenaran dan fakta besar kedua adalah Allah mengirimkan ROH-NYA untuk hidup dalam kita. Di dalam Anda dan saya ada sepercik Roh dari Allah! Inilah, karena Roh dari Bapa itu ada dalam kita, maka ada kodrat ilahi berdiam dalam kita sehingga kita disebut dengan gelar ANAK. Jadi dalam diri Anda yang membaca ini, ada Roh dari Bapa itu, tinggal dalam hati Anda. Itu adalah fakta bukan teori. Dan itu kesimpulan besar semua orang yang mencari kebenaran spiritual.

Jika Anda bisa mengerti dan menerima dua kenyataan sederhana yang diungkapkan seorang utusan Allah yang hidup pada abad 1 ini, sebenarnya Anda sudah menjadi pengikut Isa. 

Tapi jika Anda belum bisa menerimanya, tidak apa, Anda dipersilahkan menyelidiki semua tulisan ini dan membandingkannya dengan pengalaman nyata hidup Anda. Apakah Allah itu baik? buktikan dalam hidup Anda. Apakah ada Roh dari Allah itu menetap dalam batin Anda? Mari buktikan dari pengalaman Anda. 
 
Bagi yang bisa menerima dua pokok di atas, Anda akan bisa mulai memahami hal-hal rohani besar berikut ini, yang semuanya nyata dalam pengalaman hidup dan bukan sekedar hukum, teori, dogma, akidah, atau opini. Akan diuraikan dalam tulisan-tulisan lebih lanjut, tapi Anda akan paham jika menerima dua kebenaran besar di atas, yaitu bahwa Allah itu Roh, sifat utama-Nya pengasih dan penyayang dan Anda adalah Anak-Nya secara rohani: 

  • Di dalam kita berdiam Roh dari Bapa. Sepercik Roh karunia dari Bapa. 
  • Roh itu membawa kita, mengajari, menuntun kita ke dalam semua kebenaran.
  • Roh itu lebih berkuasa dari semua roh jahat yang ada di bumi. 
  • Roh yang di dalam itu kiblat kita, berkomunikasi dan mendengar ke dalam
  • Karena Allah itu roh, maka kita juga harus berwujud roh supaya hidup selamanya dan nanti bisa bertemu Dia. 
  • Roh itu penuntun (cahaya ilahi) yang membimbing kita dalam hidup ini, bahkan membawa kita setelah kita mati sampai surga dalam kekekalan (lihat milyaran bintang di atas sana, kemana kita akan pergi, Roh dari Allah itu tahu jalan menuju kepada Allah, sebab Dia adalah percikan roh yang berasal dari Allah). 
  • Roh itu peduli kondisi hidup kita, keuangan kita, kesehatan kita, dan Dia memberi petunjuk serta memberi solusi untuk semua persoalan kita. Susah senang kita alami bersama Dia. 
  • Kita lahir berwujud jasmani sehingga supaya masuk surga harus dalam wujud roh. Sebab itu ketika kita mati nanti jiwa kita keluar dari badan, badan itu kendaraan "teknologi super robotiknya" buatan Allah yang sudah tidak kita pakai lagi dan hancur membusuk. Allah bisa menciptakan semua jenis badan karena itu hanya teknologi.
  • Sebab itu jiwa kita harus dilahirkan dari Roh, ditumbuhkan secara rohani oleh Roh, diubah oleh Roh, diperkaya pengalaman dan memori, menghasilkan buah-buah roh, dan pada akhirnya pergi dari badan kita dalam wujud roh menuju Allah yang roh itu. 
  • Agamanya Isa ini bersifat rohani, bukan tatacara, upacara, atau hukum agama. "Menyembah dalam roh dan kebenaran" Berkomunikasi dengan Allah itu direct langsung tanpa tatacara dan upacara jasmani. Cukup yang disebut olah batin, melatih kepekaan perasaan dan kedalaman pikiran untuk mendengar ke dalam dalam suasana yang tenang. Cara ini efektif 
  • Kita sebagai Anak bisa bercakap-cakap dengan Bapa di surga. Kita adalah Anak maka kunci doa yang dijawab adalah percaya atau iman kepada Bapa. Tidak ada hal mustahil bagi orang yang percaya. 
  • Sifat karakter kita harus diubah dari yang jahat menjadi baik, dan itu perlu pengalaman nyata dalam hidup, satu persatu, perlu kesediaan dan keputusan untuk berubah, dalam pimpinan Roh, yang bekerja seperti angin, tidak kelihatan tetapi nyata hasilnya, yaitu perubahan hidup manusia dari dalam.  
  • Manusia tidak bisa diubah melalui tatacara dan upacara serta hukuman dari luar. Yang bisa mengubah jiwa itu adalah Roh itu dari DALAM. 
  • Roh itu melatih kita, dari hal-hal kecil, sampai kita akhirnya dipercaya untuk hal-hal yang besar. 
  • Allah itu baik, dan kita yang percaya kepada-Nya akan baik-baik saja, kemarin, hari ini, besok, seribu atau semilyar tahun lagi, dalam kekekalan Allah itu baik, dan kita pun semakin baik. 
  • Hidup kekal itu artinya hari ini Anda hidup, besok hidup, seribu tahun lagi masih hidup, semilyar tahun lagi pun masih hidup, semakin mulia dan rohani, dalam wujud apapun dan di manapun kita berada setelah mati, masih bersama dengan Roh Tuhan itu dalam wujud roh. 
  • Menjadi pengikut Isa tidak harus masuk atau keluar agama tertentu, sebab sifatnya pribadi dan rohani. 
  • Penyatuan dengan Roh Tuhan itulah "manunggaling kawula Gusti" atau hidup yang kekal, sebab kita sudah menyatu dengan sumber dan pemberi hidup itu, Roh dari Tuhan itu. 
  • Apa beda wujud material dan spiritual, apakah ada lagi wujud yang lain di alam semesta ini?
  • dan seterusnya nantikan akan terus diupdate dengan artikel-artikelnya beserta kutipan dari sumber-sumber dan pengalaman rohani ... Semua hal rohani itu berkaitan, konsisten, dan dialami oleh manusia secara nyata. Masih banyak kebenaran yang tidak kita ketahui. Tapi kebenaran itu hidup, sehingga akan terus berkembang sesuai taraf evolusi dan pengetahuan umat manusia. Tidak ada yang sempurna kecuali Allah, tetapi kita wajib berusaha "menjadi sempurna seperti Dia adalah sempurna", meskipun kesempurnaan Allah itu dalam kekekalan juga tidak akan pernah kita capai.
Darimana kesimpulan-kesimpulan ini? Sumber-sumbernya banyak, dari berbagai tulisan para murid dan semua aliran agama dari dulu sampai sekarang. Diutamakan riwayat yang ditulis oleh murid-muridnya langsung, sebab itu tergolong paling sahih. Setelah itu barulah pendapat dan tafsir dari bukan murid-murid langsung, dari abad-abad berikutnya, bahkan tulisan-tulisan yang datangnya belakangan.

Comments

Post a Comment